Minggu, 05 November 2017

Asep Si Ksatria Harimau

KISAH FIKSI

Ada sebuah kisah tentang seorang kakek pejabat kerajaan Negeri Sagala Aya bernama Ki Gendeng. Beliau seorang Perdana Menteri. Orang memanggilnya dengan sebutan Ki Maung karena keahliannya menggunakan jurus harimau.

Negeri itu adalah negeri yang subur dan makmur. Namun, Negeri yang Makmur itu tiba-tiba menjadi gelap gulita dengan kedatangan pasukan Rusuh Teu Puguh dan mengalahkan pasukan kerajaan Baraya Kasep. Sebagai Perdana Menteri Kerajaan, Ki Maung yang sudah tua itu tak sanggup menahan terjangan badai pasukan Rusuh Teu Puguh.

Untuk menyelesaikan peperangan yang terjadi, Ki Maung pergi ke Curug Gerandong untuk meminta bantuan kepada arwah leluhur. Akhirnya roh leluhur mengatakan bahwa Ki  Maung harus pergi ke Hutan Belantara. Beliau bertemu dengan seorang bayi yang dipeluk oleh seekor harimau. "Mungkin ini maksud dari jawaban Sang Leluhur adalah seorang bayi laki-laki ini", gumamnya.

Beliau kemudian membawa pulang bayi itu ke Curug Gerandong.

"Tenang kamu di sini, Nak. Aku beri nama kamu ASEP", kata Ki Maung.




Obrolan Sosmedmu

Aku tak tahu
Masih samar untukku
Memahamimu yang tak lagi bertemu

Ini yang ku tahu
Jiwaku menunggu
Sampai hari ku nanti
Kau tahu segala perasaanku

Duhai kau ..
Meski tak bertemu lagi
Aku menyadari rasa ini cinta
Bertumbuh tanpa kau ketahui

Ini adalah isi hatiku
Tilis dalam satu buku
Album kenangan obrolan sosmedmu
Saat begadang online
Di tempat masing-masing kita mengudara

Ini adalah rinduku
Doaku menyertaimu
Bukan sekadar isu
Apalagi kata-kata palsu
Dengarlah ..
Aku mencintaimu

Kamis, 02 November 2017

Catatan Kecil Untuk Wuni

Sepintas kata rindu
Membelenggu di atas kertas
Oh ini yang ku rasa
Aku harus bagaimana?


Ini rasaku
Coba ku tulis 
Sebuah catatan kecil untuk Wuni
Mungkin ini yang ku sanggup
Cerita cintaku yang menggebu
Tentang akhir masaku 
Melihat keriput kulit wajahmu
Hingga mati di pelukanmu






Semua Karena Rindu

Aku menyesal
Aku tersiksa
Aku merana
Itu semua karena rindu

Aku hancur
Aku lemah
Aku hampa
Itu semua karena rindu

Meski ku tahu tak dapat kembali
Aku masih denganmu di dalam hati
Dan rasanya setengah mati

Terima kasih ucapku
Atas semua kasih sayangmu

Aw Ahh Gelap

Ada rasa
Saat tak dengar kabar lagi darimu
Aw ahh gelap

Ada rindu
Gak tahu kapan aku pingin ketdmu
Aw ahh gelap

Itulah sepi
Rasanya gak ada yang mengerti
Aw ahh gelap

Kapan?
Aku menikah denganmu?

Selasa, 31 Oktober 2017

Jadi Juaranya

Aku bisa
Impian yang ku tunggu
Menjadi yang terbaik

Aku bisa
Yang ku tahu ada
Jejak - jejak perjuangan

Aku bisa
Akulah yang jadi juaranya
Mantan ..
Bayangmu ..
Aku menunggu

Kini ku tak bisa
Pergi menemuimu
Setelah kau menikah dengannya

Mantan ..
Denganmu dulu aku bahagia

Minggu, 29 Oktober 2017

Inspirasi Naruto Untuk Anda

Kamu seneng banget sama anime? Biasanya, kamu rahu judul anime yang lagi booming. Katanya, hampir seluruh kalangan masyarakat seneng sama karakter anime yang satu ini. Hmm, apa itu yaa? Yaps, Naruto. Naruto pertama kali diterbitkan pada tahun 1999 di Shounen Jump oleh seorang kreator manga bernama Masashi Kishimoto. Berikut ini adalah biodata Kishimoto berdasarkan sumber yang diperoleh :

Nama Lengkap : Masashi Kishimoto
Tempat dan Tanggal Lahir : Nagi, Perfektur Okayama, Jepang, 1974
Profesi : Artis Manga

Sejak SD nih, beliau udah doyan banget bikin gambar. Gambar apa aja terus dia lakukan buat ngelatih skill-nya. Menurut sumber yang didapat, Manga Naruto buatan beliau terinspirasi dari orang yang lebih tua darinya, Akira Toriyama. Apa buktinya? Contohnya nih, kayak kamehameha Goku dari manga Dragon Ball yang menyerap energi alam, mirip dengam jurus rasenggan yang dimiliki Minato (tokoh ayah Naruto). Pusaran energi menyerupai bola yang berputar itu adalah kumpulan charka yang ditarik dari energi alam. Itu bermakna bahwa, jika kita ingin melawan musuh yang jauh tingkatnya fi atas kita, takkan mampu mengalahkannya, kecuali dengan memminta bantuan energi alam. Lanjut coy ..
Kishimoto seneng kalau udah ketemu sama Doraemon. Maksudnya nonton gitu.. Abis nonton, dia menggambar tokoh-tokoh Doraemon.
Hobinya berlanjut guys! Dia udah mulai nyoba  menggambar karakter baru yang ditonton waktu itu, Mobile Suit Gundam, cerita robot-robot pembasmi kejahatan, bukan pembasmi galau yaa hehe .. Hobinya yang keren inibikin Kishimoto membakar api semangat agar bisa sukses seperti Akira Toriyama.

Pas masuk SMP nih, Kishimoto nemu gambar poster film abis pulang sekolah, judulnya Akira, karya Katsuhrio Otomo. Gambat yang dia lihat waktu itu jadi semangat yang lebih baru untuk menjadi seorang Artis Manga yang hebat.

Dia mulai menggambar sendiri. Pas pada waktu itu 16 tahun (SMA kelas 11) udah bisa bikin 31 halaman. Karyanya selesai, tapi dibilang jelek sama beberapa anggota keluarganya. Duh, sakitnya tuh ..

Dia menggambar lagi, sampe nilai raport ancur gegara pentingin bikin gambar. Diakhir tahun ajaran akhir, dia bingung kalau udah gede mau jadi apa.

Wih, GGM bro .. Gundah-Galau-Merana. Namanya juga usaha. Hmm. Iya oke .. Pada saatnya tiba, dia kuliah di akademi seni. Pas masa kuliah, mulai merintis manga resmi "Karakuri" buatannya sukses bikin gemes penerbit Shueisha untuk menerbitkannya tahun 1996. Sampai akhirnya laris, Shoren Jump ngasih penghargaan "Hop Step Award" atas buah karya Masashi Kishimoto yang keren abis.


Kerennya gak abis-abis. Manga Naruto yang udah jadi, dimasukkan ke Akamani Jump di bulan Agustus 1997. Pas udah rampung mulai ganti naskah dan mulai bikin lagi tahun 1999. Tahun itu adalah awal karir Masashi Kishimoto sebagai manga artis profesional, sebab jalan cerita di tahun itu menyentuh sanubari pemirsa hingga kini.

Kisah yang dihasilkan banyak keunikan juga membuat tertarik dengan jalan cerita yang menyentuh, bikin penasaran, kadang humor, ada juga bapernya.

Tiap kata-kata bijak terkadang hidup di dalamnya dan menjadi sebuah pembelajaran bagi pemirsa. Kishimoto udah sukses mengambil hati pemirsa di manapun Anda berada. Kalau punya TV di rumah, ya tinggal nonton aja. Tapi kalau TV Anda gak ada, gak usah maksa beli kalau gak ada duit, apalagi nyolong paksa ke toko TV. Boleh nyari TV ke tetangga nih buat numpang nonton bareng. Kishimoto emang luar biasa!

Kepedihan Yang Tersisa

Termenung dan diam
Aku lakukan dalam keadaan hampa
Karena aku belum mampu menggapai
Untuk sebuah asa yang tak terbendung

Takdir berkata lain jika memang itu ku terima
Dengan segala daya hanya langkah satu
Tinggal kenangan bagai bunga layu

Setelah tak terwujud
Ku putuskan demi mimpi - mimpi lain
Yang setimbang dan matang
Dengan kepedihan yang tersisa

Jumat, 27 Oktober 2017

Bukan Siapa-Siapa

Ayah ..
Meski ku sudah dewasa, aku masih membutuhkanmu
Karena sekali pun engkau berlaku buruk, aku tetap memintamu menjadi tulang punggung teladanku


Ayah ..
Meski kau pernah tak mengakuiku, aku tetap sabar dan selalu berharap jadi panutan hidupku
Karena aku tak tahu dunia sana tanpa ajaran darimu

Ayah ..
Meski ku tahu engkau begitu emosional
Tapi aku tetap melihatmu dalam keadaan baik
Karena aku tetap membanggakanmu sebagai pemimpin
Karena aku tanpamu bukan siapa-siapa di sini

Ayah ..
Meski kita berpisah di sini
Aku tak akan berhenti
Karena aku telah belajar banyak darimu
Cara memperbaiki diri

Terima kasih ayah ..
Atas segala kebahagiaan dan rasa sakit yang ku rasakan ..

Negeriku Cinta Sejati

Bangsa Indonesia
Jiwa ragaku utuh ku banggakan
Air mata haru jatuh cintaku pada negeri

Bangsa Indonesia
Jiwa ragaku kokoh atas kebangkitanmu
Keringat dan semangat kian melekat mengitari tubuhku

Bangsa Indonesia
Di bulan November engkau pahlawan kami
Setitik darah yang menetes jadi saksi kebahagiaan kami

Kaulah Negara Kesatuan Republik Indonesia
Pancasila Sakti negeri aman sekali
Negeriku cinta sejati

Rabu, 25 Oktober 2017

Hati yang Lapang Terbentang

Kami melangkah
Tak kenal lelah
Berjuang pun tak jengah
Pantang niat untuk menyerah

Kami petugas kesehatan
Kami siap jadi konsultan
Kami berjuang demi keselamatan
Kami akan terus membangun kekuatan

Bukan kelemahan yang kami tuju
Tiada halangan untuk maju
Kuat bagai ikatan kancing baju
Kayuh semangat untuk terus melaju

Kejar dengan berjuang
Untuk sebuah peluang
Buka hati untuk sebuah ruang
Tanpa lihat siapa yang punya uang

Karena kami datang
Dari hati yang lapang terbentang




Selasa, 24 Oktober 2017

Bunga Tanpa Kupu-Kupu

Adakah teman ??
Kesendirian yang membahana
Aku bagai bunga yang tak dihinggapi kupu-kupu

Adakah teman ??
Harus bagaimana hati yang kini sepi dan meriang tuk diobati
Huft .. Aku lelah menyendiri

Tolong Tuhan tunjukkan
Di mana separuh jiwaku berada?

Sebutir Rindu di Dada

Dulu aku menghubungimu biasa
Lewat SMS dan what's app
BBM yang berdering
Senantiasa ku nantikan

Namun kini berbeda
Setelah ke-tidak nyamanan melanda
Ada yang salah
Tak ku tahu itu apa

Seiring tak kau hubungi lagi
Antusias yang ku tunggu hilang
Masih ingatkah saat ku tunggu pesanmu saat begadang?
Di sini aku menunggu
Ada sebutir rindu di dadaku

Minggu, 22 Oktober 2017

Kebiasaan Unik Masa Kecil Hingga Kini

Oleh : Mursyid Syaiful Haq

Pada waktu itu, sekitar bulan Desember tahun 1999, usiaku 6 tahun, untuk pertama kalinya saya mengenal suasana Ramadhan dan shalat tarawih untuk pertama kali di sebuah masjid di kota Tasikmalaya. Suasana ramai dengan kegaduhan bunyi petasan dan juga langkah kaki jama'ah di malam hari berbondong-bondong memasuki area masjid. Biasa anak nakal, mainnya sama petasan melulu. Aku biasa main petasan sebelum sholat isya. Tempat mainnya emang agak jauh dari lingkungan masjid. Aku mah gak punya uang kalau mau main petasan. Tapi, temen2 yang baru aku kenal selalu selalu ngajakin aku main petasan. Ibarat mau bisnis tanpa modal hahaha ..

Gak terlalu kenal sih, cuma berasa deket aja seolah-olah kayak udah kenal lama. Buat usia anak kayak gitu, kenakalan main petasan pas malam tarawih udah jadi makanan tiap pas mau memasuki Ramadhan, kata temen-temenku sih gitu.
Tahu gak sih? Anak 6 tahun waktu itu gak sejahil anak 6 tahun di zaman now. Kalau udah baris di masjid bikin shaf sholat masih aja godain temennya mulai dari injek kaki sampe tendang pantat temennya yang lagi sujud, terus yang nendang itu langsung kabur keluar dari masjid. Duh aya2 wae ahh ..




Kenakalan anak zaman now (biasa dipanggil generasi millenial : lahir tahun 2000-an) itu beda banget sama anak tahun '90-an. Nakalnya kita-kita membawa kesan yang mendalam. Saking dalamnya, aku masih ingat itu gimana caranya nyembunyiin sendal punya temen tapi gak ketahuan. Parahnya nih nyembunyiin sendal di toilet masjid segala nunggu yang punya itu nangis, abis nangis baru dah dikasih tahu sendalnya ditaro di mana. Duh. Setelah menginjak masa SMP, aku mulai ngerti kalau jahil itu dilarang oleh agama.

Pengalaman unik lainnya yaitu kalau ufah mulai deket ke lebaran. Biasanya kakek dan nenek suka ngumpulin duit receh dari tahun ke tahun terus dibagikan pada hari raya idul fithri ke cucu-cucunya. Kata nenek saya, kegiatan ini udah jadi tradisi turun-temurun, namun entah siapa yang memulainya.


Di hari raya Idul Fithri, keluarga besar di Tasikmalaya selalu makan enak dengan berbagai kuliner Nusantara. Mulai dari kupat tahu Singaparna sampai rendang khas masakan Padang. Gak banyak macem kok, biasanya masakannya perpaduan antara masakan Sunda, Jawa sama Padang. Wah nikmatnya!

Tak lama di sana, tahun 2000-an aku pindah ke Kabupaten Bandung. Di Paledang inilah tempat pertama kali singgah hingga detik ini. Ada banyak halangan dan rintangan yang lebih terasa di sini. Kebiasaan baru di Kabupaten Bandung jauh lebih kompleks, mungkin karena tak lama tinggal di kampung halaman barang kali.

Orang-orangnya ramah. Tempatnya lebih beragam dari segi cara berjualan. Ramai, kumpulan berbagai suku juga ada. Dengan daya tarik wisata alamnya yang indah, tinggal di Kabupaten Bandung sungguh mengagumkan.

Aku belajar banyak hal di Kabupaten Bandung, mulai dari ilmu pengetahuan, dipertemukan dengan berbagai kajian Islam, sampai merasakan indahnya jatuh cinta dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa Kabupaten Bandung akan menjadi kenangan sepanjang masa untuk aku.

Kabupaten Bandung sungguh unik. Kebiasaan warganya yang suka bergotong-royong terlihat pada saat kerja bakti, juga kegiatan rutinitas kajian Islaminya, setiap hari ada. Masyarakat juga sering membiasakan olahraga pagi di lapangan kantor Pemerintah Kabupaten Bandung. Terkadang, ada sebagian wilayah di Kabupaten yang mengalami kemacetan layaknya Kota Besar. Uniknya seorang perempuan biasa kerap saya temukan sebagai juru parkir atau pengatur lalu lintas di pertigaan jalan.

Ada korelasi yang saya pelajari antara dulu dan sekarang yaitu :
1. Masyarakat Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Bandung sama-sama mengaktifkan kegiatan Islami.
2. Semasa kanak-kanak hingga sekarang, saya merasakan kehangatan persahabatan dan tali persaudaraan. Meski masa kecil itu tindakan yang salah, tapi saya merasakan pertemanan yang baik walau pun gak kenal-kenal amat. Contohnya mau main petasan dibeliin sama temen hehehe ..

Iya ..
Kebiasaan dua tempat inilah yang saya dapatkan sebagai pembelajaran. Sama-sama membina hangatnya persahabatan. Apalagi kalau membina rumah tangga heheheh ..

Saya tidak mau berbicara tentang kekurangan terhadap kebiasaan suatu daerah atau kampung halaman. Karena gak ada yang sanggup menuju kesempurnaan.

Semua berawal dari hati, maka biarlah hati yang menjadi saksi bagi diri kita sendiri. Kita menulis, lalu kita berbagi manfaat untuk orang lain. Itu semua demi masa depan Bangsa Indonesia yang lebih baik lagi!

#NKRI_Harga_Mati
#Indonesia_Sejati

Bandung, 21 Oktober 2017
Penulis,


MURSYID SYAIFUL HAQ

















Jumat, 20 Oktober 2017

Kekagumanku Yang Tersembunyi


Apakah ini??

Entah ..
Semakin hari ..
Semakin aku ..

Mungkin suatu nanti
Kau tahu
Kekagumanku yang tersembunyi

Sepertiga Malam Bersamamu

Terpancar kekaguman
Aku melayang di udara
Tahukah engkau akan perasaan sesungguhnya

Aku rindu
Dalam doaku menujumu
Inginku lepaskan
Sepi dalam sepertiga malamku bersamamu

Kamis, 19 Oktober 2017

Berikan Aku Hidayah-Mu


Hai guys .. 😎😎
Anak muda yang unyu-unyu, yang ganteng dan cantik .. 😁😁

Kamu suka bingung kan kalau abis beli hp atau tivi baru buat nonton?? 🤔🤔

Biasanya pihak penjual bakalan ngasih ke kamu buku panduan supaya kamu tahu gimana cara pakenya .. 😅😅

Dalam hidup ini, sebagai manusia, kita juga dikasih jalan untuk nemuin jati diri kita, ada apa sih di balik kejadian ini semua? Kita masih bingung kan buat apa dunia ini dijadikan? 😣😣
"Dan Dia mendapatimu dalam keadaan bingung, lalu Dia memberikan petunjuk" (Q.S. Ad Dhuhaa ayat 7)



Yakinlah, dari setiap masalah, pasti ada jalan keluarnya ..

Rabu, 18 Oktober 2017

Kerendahan Diri Ini


Biarkanlah menjadi rahasia ..
Suatu kekuatan dalam hati yang tidak bisa terusik ..

Aku berbisik ..
Menyeruak kata2 yang sulit terucap ..

Ahh asyik mungkin ..
Jika suatu saat nanti tiba ku buka seluruh isi hati
Aku ingin memuliakan diri atas dari izin Sang Illaahi ..

Ya Robbi ..
Aku malu atas kerendahan diri ini ..

Senin, 16 Oktober 2017

Bayang-bayang Rindu

Hujan ..Apa maumu datang ke mari?
Kok bisa sampai ke rumah sampe basah gini?
Tanyaku sejak kecil
Teringat hingga kini


Kini ku mengerti
Ada saat indah dan kelam silih berganti

Kau ajarkanku memberi tanpa pamrih
Kau ajarkanku kesegaran dan kesejukan

Namun ku takut amarahmu
Hanyutkan segala kenanganku
Tepiskan isi jiwaku
Lupakan bayang-bayang rindu

Minggu, 15 Oktober 2017

Sangkuriang, Badai Irma, dan Sendok Tembok

Oleh : Mursyid Syaiful Haq

Cerita ini diangkat dari legenda Jawa Barat, hanya saja, demi memenuhi tugas fiksi, ceritanya dibuat agak alay dan dramatis. Mari kita simak ceritanya ..

Suatu hari, Sangkuriang disuruh ibunya untuk pergi berburu ke hutan. Bersama si Tumang, anjing yang setia siap membantu tugas itu.

Sangkuriang : Mak gue pergi dulu ya ..
Dayang Sumbi : Oh iya hati2 nak ..

Berangkatlah mereka ke hutan. Hari sudah semakin sore, belum dapet juga satu pun hewan ternak.

Sangkuriang : Mati gue bisa kena marah sama emak. Kumaha atuh nya? Ahaa aya ide yeuh asik euy
Si Tumang : Mati gue bisa kena potong ku ieu budak ..


Sangkuriang pun menyembelih si Tumang. Baru sampai di rumah jam 7 malam ..

Dayang Sumbi : Ari maneh ke mana aja atuh? Sms ga dibaca, WA dicuekin, telpon kok gak diangkat .. BBM diantepin ..
Sangkuriang : Ampun mak baru pulang habis batre mak .. Nih ujang bawain daging bakar mak ..
Dayang Sumbi : Btw dagingnya enak. Ini daging apa nak?
Sangkuriang : Itu sapi mak ..
Dayang Sumbi : Oh nya atuh. Sip .. Ka mana si Tunang?
Sangkuriang : (diam)

Sangkuriang berbohong. Sampai suatu hari karena merasa berdosa atas kebohongannya. Akhirnya Sangkuriang mengakuinya ..

Sangkuriang : Maaf mak itu barusan daging si Tumang ..
Dayang Sumbi pun memukulnya dengan sendok tembok ..


Dayang Sumbi : Pergi kau Sangkuriang ..

Sangkuriang gundah gulana diusir ibunya. Masih remaja, jomblo pula. Sudah nasib ..


Sampai hari menjadi dewasa, Sangkuriang mencari cinta ..

Sangkuriang : Aku si ganteng sedang mencari cinta .. Oh bulan .. Datanglah ..

Tiba-tiba Sangkuriang bertemu seorang perempuan cantik jelita ..

Sangkuriang : Siapa namamu? Aku mau menikah denganmu ..r
Perempuan : Hai ganteng, sesungguhnya aku mengenal luka di kepalamu, mirip dengan lukanya Harry Potter. Bahkan Lord Voldemort sekali pun tak mampu membunuhmu. Semua berkat kekuatan sendok tembok itu ..
Sangkuriang : Tak mungkin .. Itu tidak mungkin kau Dayang Sumbi .. !!

Sangkuriang bersikeras ingin menikahinya. Namun ada satu syarat untuk niat dan tujuan itu

Dayang Sumbi : Tolong buatkan bahtera untuk kita berlayar selama lima jam. Waktu ditentukan sebelum matahari terbit.
Sangkuriang : Sa .. sa .. saya siap ..!!

Gagap tapi pasti. Sangkuriang mengumpulkan bantuan jin peliharaannya untuk membuat bahtera yang besar ..

Kejadian tak terduga, hujan besar datang. Bahtera buatan Sangkuriang baru selesai itu tiba-tiba hanyut dan terbalik.

Sangkuriang : Ett dah perahu gue mau ke mana loe?

Para jin berlarian ke tempat yang tinggi. Sangkuriang pun ikut terbawa arus arus karena gak bisa berenang

Oh .. Tidak. Sangkuring mati di samping bahtera karena terjangan badai Irma. Sangkuriang dinyatakan mati dalam keadaan jomblo. Dayang Sumbi lega, lantaran tak jadi menikah dengan anak kandungnya sendiri. Namun, sebagai seorang ibu, naluri kasih sayangnya tetap terjaga sepanjang masa ..


Sungguh Ku Tak Rela

Saatku
Derita berbaur rindu
Denganmu ku ingat

Tatapmu pilu dan luka
Aku harus bagaimana

Dulu kau ada
Sepi ku rasa saat kau lepas
Aku tak rela
Sungguh ku tak rela

Sabtu, 14 Oktober 2017

Aku Masih Rindu

Ku rasa
Tinggal kenangan saat kau pergi
Karena tak ada restu ayahku kau berlalu

Semua ini salahku
Tak mampu meyakinkannya tuk menerimamu
Hingga akhirnya menghilangkan jejakmu

Aku masih rindu
Aku masih rindu

Rabu, 11 Oktober 2017

Energi Cinta

Aku tak mampu melirik matamu di dalam kedekatan
Karena jantungku terus berdetak oh tidak karuan
Aku tak mampu mengungkapkan dentuman kata demi kata
Karena aku bukan seorang penyait yang mudah menuliskannya


Beginilah ku mengungkapkannya lewat tarian pena
Coba dengarkanlah hati ini mengalir energi cinta
Berawal dari bagian jantung hatiku paling dalam
Hingga ujung pena dan meneteskan gelora kerinduan

Aku tak bisa jadi bulan
Yang selalu menemani malam
Aku juga bukan mentari
Yang selalu menerangi jagat

Aku hanya ada
Selama Tuhan memberi nafas
Aku hanya ada
Selama jantung ini berdetak

Semoga Engkau Mengetahuinya

Teruntuk hati yang di sana
Tahukah bahwa aku sedang menuju suatu rahasia di hati, dan mungkin itu akan lama?
Mungkin kematian menjemputku,
Atau didahulukan satu kemuliaan datang

Tapi tahukah kamu?
Isi hatiku sesungguhnya akan datang
Semoga kamu selalu berada dalam lindunganNya

Aku akan datang setelah menjadi kuat
Aku akan menemuimu dengan mahkota di kepalamu
Aku akan datang dengan kasih sayang
Dan demi semua niat di hatiku
Semoga engkau mengetahuinya

Selasa, 10 Oktober 2017

Menjadi Rahasia


Biarkanlah menjadi rahasia. Suatu kekuatan dalam hati yang tidak bisa terusik ..

Aku berbisik ..
Menyeruak kata2 yang sulit terucap ..

Ahh asyik mungkin ..
Jika suatu saat nanti tiba ku buka seluruh isi hati
Aku ingin memuliakan diri atas dari izin Sang Illaahi ..

Ya Robbi ..
Aku malu atas kerendahan diri ini ..

#writing_quotes
#spiritual_effects

Senin, 09 Oktober 2017

Geura Taubat Mang


Oleh : Mursyid Syaiful Haq

Anak muda tuh kadang suka galau ya? Kadang galau kalau gak ada uang, gak bakal mau sekolah. Gak ada pacar alias jomblo jadi galau ..

Liat temen pake hp baru galau. Liat temen bawa motor baru galau. Dikit2 push up dikit2 galau karena ngerasa kurang dan kurang. Ayehh .. 😑😑

Harus kumaha atuh ieu teh? 🤔🤔
Kalau kita mau mujur,  kudu banyak bersyukur bro, biar ditambah nikmatNya. Mau kan? 😎😎
Kalau ngerasa hidup masih susah, berarti ada yang salah 😣😣

Karena itu, geura taubat mang 😅😅
"Sesungguhnya Allah mencintai orang yang bertaubat, dan menyukai orang-orang yang membersihkan diri (Q.S. Al Baqarah 2 : 22

#Pemuda_Positif
#Pemuda_Karang_Taruna_RW_13
#Pemuda_Kabupaten_Bandung
#Geura_taubat_mang 😅😅

Minggu, 08 Oktober 2017

Jera Untuk Mencinta

Oleh : Mursyid Syaiful Haq

Lelah penat rasaku
Kata2 cintamu masih terngiang di telingaku
Hasrat jiwaku masih menggelora kepadamu
Sadar diri ini masih berjibaku menanggung malu

Derai air mataku menetes ketika memandangmu
Merasakan jati diri yang tak lagi sesuai dengan keinginanku
Luka itu menyayat melukai hatiku
Masih di sini ku mengingatmu
Namun jera untuk mencinta
Karena jati diri ini madih menyayangimu

Cinta Berdarah di Negeri Matahari

Oleh : Mursyid Syaiful Haq

Di sini penulis sebagai pemeran utama bernama Garuda. Penulis sedang bercerita melalui dunia khayalnya. Jika aku seorang petinggi kerajaan di sebuah Negeri dongeng, maka aku akan menikah dengan seorang bangsawan pula. Berikut petikan ceritanya ...


Ada satu cerita tentang perjalananku menuju Negeri Matahari. Cinta berdarah. Yaa, Negeri yang Penuh Luka. Perkenalkan, namaku Garuda, aku dari Negeri Angin. Aku diutus sebagai penasihat untuk menghentikan peperangan di Negeri Matahari yang baru-baru ini terjadi. Beberapa hari terjadi pertumpahan darah. Saudara seperkampungan saling menyakiti.

Negeri Angin adalah negeri yang damai, karena itu seorang raja dari Negeri Matahari bernama Pelita Abadi meminta bantuan kepada Negeri Angin untuk memberantas pertikaian. Untuk itu, aku, Garuda yang diutus oleh raja Topan Angkara Murka siap berangkat menghadapi segala tujuan untuk mencapai tujuan itu. Di Negeri Matahari, aku tidak mendengar kata cinta, yang aku tahu selalu ada peperangan di sana.

Aku berangkat, dua hari kira-kira untuk menggapai Bukit Cinta, perbatasan dua Negeri jurang pemisah antara peradaban Timur dan Barat. Aku mendapat informasi dari orang sekitar sana, bahwa Pelita Abadi dan istrinya, Cahaya Hati, beserta Penasihat Putri Kerajaan bernama Mentari melarikan diri dari istana kerajaan. Beberapa saat kemudian, sampailah aku di istana Kerajaan. Detasemen Surya, Prajurit Istana Negeri Matahari yang terkenal kuat karena pertahanan pasukannya, dibantai habis tak satu pun terlewat. Hanya ada dua petunjuk yang ku temukan, yaitu seorang Putri Kerajaan bernama Pelangi Cantik Jelita tergeletak pingsan terkena efek obat bius dan sebuah surat ancaman.

Aku : "Bangunlah! Putri Matahari..."
Pelangi : "Siapa engkau, hai orang tampan??:
Aku : "Aku diutus oleh Raja Topan Angkara Murka untuk menjemputmu dari bahaya ini. Apa yang membuat kerajaan Negeri Matahari luluh lantah? Padahal, Negeri Matahari mempunyai kekuatan Detasemen Surya yang sudah teruji kehebatannya?"
Pelangi : "Entahlah. Mungkin ada pengkhianatan di negeri kami. Sebagai seorang Putri Kerajaan, saya dituntut untuk mengerti tentang hubungan diplomatik di tiap wilayah. Ada tiga suku di sini, yakni Kilat, Petir dan Halilintar. Saya diajarkan informasi ini oleh seorang Penasihat Putri Kerajaan. Kami adalah satu. Kilat adalah berkas sinar, Petir adalah energi listrik dan yang terpancar, dan Halilintar adalah bentuk simbol listrik itu dan suaranya yang menggelegar. Namun satu diantaranya menolak pemerintahan kami, karena keluarga kami adalah suku Petir".
Aku : "Kalau begitu, surat yang tertinggal di sini ada hubungannya dengan itu?"
Pelangi : "Iya. Perencanaan kudeta".
Aku : "Marilah, aku akan menggendongmu ke tempat yang aman. Bawa suratnya".

Setelah mengevakuasi Pelangi ke Bukit Cinta, aku siap membacakan isi suratnya. Pelangi pun menyimak.


"Kami ingin Negeri Matahari untuk kami.Tak ada yang bisa halangi kami lagi".
Chakra, pemimpin suku Halilintar


Kami pun beristirahat sejenak untuk istirahat. Keesokan harinya, aku menghubungi Merpati, Panglima Kerajaan Negeri Angin dengan mengirim surat terbang lewat Angin Muson Empat Musim. Sebagai Panglima Perang, beliau adalah guru yang hebat bagiku. Beliau mengajariku jurus pamungkas pedang tingkat tinggi, yaitu Jurus Tarian Pedang Badai Irma, jurus pembuat pusaran badai dengan pedang dua tangan.

Sampailah aku dan Sang Putri Matahari di Istana Kirana, kerajaan Negeri Angin. Aku langsung menghadap Raja.

Topan Angkara Murka : "Apa yang membuatmu kewalahan sehingga sayatan pedang menimpamu, wahai Garuda?"
Aku : "Ampun Paduka, pasukan Halilintar banyak sekali. Aku bersama seorang putri kemari".
Topan Angkara Murka : "Suruh dia menghadap. Kamu, Garuda! Makan dulu sana, ada Mie Ayam Spesial Baso Goreng hehehe.."
Aku : "Baik, Paduka!"

Sang Putri mulai berbicara.
Pelangi : "Aku harus mencari ayah dan ibuku bersama seorang penasihat putri kerajaan yang hilang dari negeri kami. Tolong bantu kami untuk menyelesaikan situasi politik yang sedang genting ini'.
Topan Angkara Murka : "Merpati, kirim pasukan Angin Malam untuk siap berperang. Evakuasi jika ada rakyat sipil di area perang. Kita besok pagi berangkat".
Merpati : "Siap laksanakan, Paduka!"

Bersama seluruh elemen pasukan, kami siap berperang. Negeri Angin perlahan ditinggalkan.

Aku : "Siap berangkat, Pelangi?"
Pelangi : Okelah kalau begitu".
Merpati : "Ekhm. Ciyee .. "
Aku : "Apaan sih? Geje deh ihh"

Tak disangka, kami bersama pasukan bertemu dengan orang tuanya Pelangi dan Mentari, penasihat kerajaan Negeri Matahari.

Pelangi : "Ayah, Ibu, Mentari juga ..! Apa kabar?"
Mereka menjawab : "Kami baik-baik saja".
Merpati : "Pelangi, gadis cantik di sebelah orang tuamu itu siapa?"

Merpati dan Mentari pun berkenalan.
Aku : "Ciyee.. Ada yang lagi kasmaran."
Merpati : "Kurang kerjaan Pak kalau saya naksir mah. Gaji dari jabatan ini aja sudah cukup buat nambah uang kost-kostan wkwkwk .."

Ada-ada saja bercandanya Panglima Merpati ini. Kami pun lanjut ke percakapan selanjutnya.
Pelita Abadi : "Kami terusir dari negeri sendiri. Terasing bak berlayar terombang-ambing di lautan. Ingin segera mengakhirinya"
Pelangi : "Pasukan Halilintar menyerukan gerakan kepemimpinan terpusat, dengan jurus terlarang bernama Tarian Jagat Raya Pedang Halilintar, yakni jurus yang digunakan untuk menghancurkan wilayah tertentu yang akan diserang menggunakan pedang bermuatan listrik murni dari langit. Dengan ini, Negeri kita bisa hancur, dan mereka bisa membangun negeri yang baru. Mereka akan membuat kejahatan di mana-mana. Jurus itu hanya boleh digunakan untuk memusnahkan kejahatan, bukan mendukung kejahatan. Ada dua cara yang bisa digunakan untuk menghancurkan jurus itu. Pertama, membunuh pengguna jurusnya, kedua, kekuatan cinta antar dua peradaban negeri, yakni Negeri Matahari dan Negeri Angin".
Pelita Abadi : "Kehancuran telah dipelihatkan. Aku harus berperang melawan negeri sendiri, dengan rakyatku sendiri".
Aku : "Baiklah, kami siap membantu. Mari kita berperang sampai titik darah penghabisan".

Akhirnya, kami bertemu pasukan Halilintar. Kami sepakat untuk berperang di Bukit Cinta yang tak tersentuh rakyat sipil.

Ritual jurus terlarang itu dimulai. Chakra adalah pemimpin Suku Halilintar yang menjadi pengendali jurus mematikan itu.
Chakra : "Sebentar lagi kalian akan musnah. Hahahahaha .. "
Aku : "Diam kau, Chakra .. "
Merpati : "Celaka .. Tarian Pedang Jagat Raya itu mengarah ke Tuan Putri Pelangi .."
Aku : "Tidak Rhoma .. Tidak .."
Merpati : "Dia Pelangi Pak, bukan Rhoma Irama si Raja Dangdut hahaha .."
Aku : "Ayeehh .. Lupa .. Panglima Merpati, tolong jaga Pelangi. Saya akan menghalangi pengguna jurus itu .."
Merpati : "Baik. Hati-hati Tuan Garuda".

Aku : JURUS TARIAN PEDANG BADAI IRMA ... EMPAT ELEMEN BERSATULAH ..

Merpati : "Jurus yang pernah aku ajarkan pada Garuda kini semakin sempurna. Tapi kekuatannya masih tak sebanding dengan jurus terlarang itu, dia mengarah kepada para petinggi Negeri Matahari. Aku harus menjauhkan mereka darinya".
Aku : "Jurus terlarang ini sangat kuat, sepertinya aku akan merasakan kematian. Kenapa berbelok? Ahh tidak .. Jangan ke sana .."
Pelangi : "Tidak. Garuda jangan mati.. Aku mencintaimu. Please deh jangan mati dulu .. "

Aku berhasil menghalanginya. Sepertinya keadaan semakin gelap .. Entah. Ini alam apa. Tiba-tiba sesosok putih datang mendekatiku, tak berbentuk dan rupa.

Sosok Putih : "Kembalilah Garuda".
Aku : "Siapa dirimu? Apa maksudnya kembali?"
Sosok Putih : "Kamu belum pantas di sini. Apalagi kamu masih jomblo. Balik lagi sana, Sang Putri nungguin kamu .."

Tiba-tiba aku merasakan kehangatan. Pelukan Sang Putri, mungkin ini yang dimaksud kembali.
Pelangi : "Bangun sayang, lawan dia".
Aku : "Ciaat.."
Merpati : "Ini Merpati Tuan, tolong jangan saya .."
Aku : "Salah orang hahahha .."
Chakra : "Apa yang terjadi? Kekuatan Tarian Jagat Raya Pedang Halilintar ini melemah? Tidak mungkin!!"
Aku : "Ayo kita duel. Gunting kertas batu ding .."
Chakra : "Gampang itu mah hahaha .. "

Duel pedang sengit pun terjadi.
Merpati : Aku jadi ingat apa kata sang Putri. Ternyata kekuatan cinta dari dua peradaban dapat merusak elemen listrik pedang Chakra tadi hingga akhirnya melemah .. Baiklah kalau begitu. Mentari, aku mencintaimu. Marilah kita berperang bersama-sama".
Mentari : "Baiklah akang Merpati. Aku terima cintamu. Sebenarnya aku mencintaimu sejak pertama kali bertemu .."

Perang semakin ramai. Jurus terlarang itu semakin melemah. Chakra si pengguna jurus itu terhunus oleh pedangnya sendiri karena energi dalam tubuhnya sudah hilang.

Chakra : "Selamat atas kemenangan kalian. Keegoisan akan kalah dengan perhatian, cinta, dan kasih sayang antar sesama .. "
Aku : "Chakra, terima kasih telah mengajari kami arti cinta. Aku takkan pernah mau membunuhmu, tapi aku tak dapat menyelamatkanmu. Ini semua karena ulah dan perbuatanmu sendiri .."

Jurus terlarang itu telah berakhir. Pengguna jurusnya pun sudah mati. Mulai detik ini, perselisihan telah tiada. Bahkan dua Negeri yang berbeda ini berbaur dan tenteram.

Topan Angkara Murka : "Yang terhormat kepada Panglima Merpati dan Mentari, Penasihat Kerajaan Negeri Matahari, mulai besok kalian diperkenanankan untuk menikah.
Pelita Abadi : "Saya setuju".
Aku : "Ciyee ..Btw, kalau aku kapan?"
Pelita Abadi : "Kamu nanti aja, Pelangi soalnya masih kuliah dua semester lagi, tahun depan baru lulus hehehe .. "
Aku : Aihh.. Lama :-v tahun depan dong .. "
Pelita Abadi : Hahaha .. Tenang, besok juga kita nikahkan. Oke .."

Keesokan harinya, pernikahan itu terjadi. Akhirnya, dengan dengan cinta, kedua Negeri menjadi damai sejahtera. Takkan ada lagi Cinta Berdarah di Negeri Matahari ..

SEKIAN.










Kamis, 05 Oktober 2017

Sepasang Sepatu



Banyak para pemuda di negeri kita merisaukan tentang jodoh atau pendamping hidup. Bahkan, tidak sedikit pula yang sengaja pacaran demi tercapainya upaya penjemputan jodoh.

Kata orang, jodoh itu serupa tapi tak sama, bagai sepasang sepatu yang bergerak karena kaki manusia. Berbeda jenis dan substansi, namun menyatu menjadi kekuatan senyawa yang stabil. 

Sebetulnya kita tidak perlu risau karena perkara tentang jodoh ini sudah ada ketetapannya dalam Al Qur'anul Kariim. Tahukah bahwa, jodoh yang pasti datang itu bernama KEMATIAN. Jadi, masih mau risau soal jodoh? :-v

"Dan Kami jadikan segala sesuatu berpasang-pasangan supaya kamu dapat mengingat keagungan (kepunyaan) Allah". (Q.S. Adz-Dzariyaat 51 : 49)

Yuk ikhwah FiLlaah, ajak temen2 kamu untuk ikut ke surgaNya Allah Ta'alaa melalui kegiatan aktif di masjid sekitar rumah kamu agar menjadi generasi  pemuda yang beriman dan bertaqwa.

#motivasidakwah
#sepasangsepatu
#remajagaul
#nikahhargamati



Benih-Benih Rindu

Kau terangi
Segala gundah dalam cerita yang mengusik
Masih ku teringat riwayat balasan obrolan
Kata2mu yang menyejukkan

Tahukah bahwa
Dari riwayat- riwayat itu terlahir benih-benih rindu
Ku kini malu menghubungimu

Bacalah rasa cintaku
Nilailah aku, jadilah Pendampingku

Rabu, 04 Oktober 2017

Menjadi Rahasia


Biarkanlah menjadi rahasia. Suatu kekuatan dalam hati yang tidak bisa terusik ..

Aku berbisik ..
Menyeruak kata2 yang sulit terucap ..

Ahh asyik mungkin ..
Jika suatu saat nanti tiba ku buka seluruh isi hati
Aku ingin memuliakan diri atas dari izin Sang Illaahi ..

Ya Robbi ..
Aku malu atas kerendahan diri ini ..

#writing_quotes
#spiritual_effects
#special_Muharram

Senin, 02 Oktober 2017

Seutas Tali Kasih Sayang

Oleh : Mursyid Syaiful Haq

Menyebalkan ..
Semakin menjadi pandangan itu
Matanya indah membekas merasuk jiwa
Memunculkan sejumlah tanda tanya

Menyebalkan ..
Siang dan malam saat sepi hadirkan bayang-bayang rindu
Aku tak tahu dari mana datangnya kamu

Aku malu ..
Ku harap ku dapat menemui orang tuamu
Kan ku katakan pada mereka bahwa ini rindu

Menyebalkan ..
Ingin ku ikat dirimu dengan seutas tali kasih sayang
Untuk melampiaskan segala kerinduan yang ada
Kan aku buktikan kepadamu
Bahwa engkaulah satu-satunya dan tiada duanya ..

Minggu, 01 Oktober 2017

Kembali Beraksi

Hari ini, kami kembali beraksi
Mengejar mimpi, meraih prestasi
Siap melayani dan konsultasi
Panas terik tak menyurutkan tekad kami

Hari ini kami kembali beraksi
Bulan yang baru harus lebih semangat lagi
Sampai hari nanti
Sampai rakyat sehat kembali

Sabtu, 30 September 2017

Berserah Diri

Oleh : Mursyid Syaiful Haq

Terkikis asa saat berada di ujung tanduk
Seolah raga tak kuasa bergerak
Hanya terpaku dalam renungan
Atas dosa dan juga kesalahan

Banyak nikmat yang hamba terima
Tapi lalai dalam setiap perintah-Mu
Kini hamba terbaring
Tak terbendung lagi rasa sakit ini

Yaa Tuhanku, jika ku dapat kembali bersyukur
Tentu Kau mampukan aku untuk mengisi hari-hari dengan senyuman
Maka hamba takkan seperti ini

Alangkah tiada berguna menangis lagi
Kau telah mencabut sebagian nikmat ini

Ampuni aku, jauhkan neraka dari keluargaku
Hanya dengan kuasa-Mu kami dapat kembali
Untuk berserah diri

Kemiskinan Masih Ada

Oleh : Mursyid Syaiful Haq

Kami adalah tiga orang analis kesehatan, yaiti Ramlan, Mursyid dan Ali. Ada sebuah cerita di suatu tempat (kami samarkan tempat itu), ingin kami informasikan bahwa kemiskinan masih ada. Dalam benak kami berfikir ingin membantu mereka, sepasang suami - istri yang dikaruniai dua orang anak. Anak pertama sudah berumur 7 tahun dan anak kedua masih berumur 4 bulan.

Petikan kisah pedih mereka kami rekam dalam ingatan, bagaimana kerasnya kehidupan. Ada sama dimakan, tak ada sama ditahan, peribahasa yang pas untuk mereka. Beban hidup yang dijalani mereka menjadi pembelajaran tersendiri bagi kami. Luar biasa kesabaran anak mereka, ketika anak pertama mereka menderita penyakit di organ ginjal, sinar semangat mereka tak pernah padam. "Panas terik, hujan badai, kita lalui bersama", persis seperti yang dikatakan Siti Nurhaliza dalam petikan lagunya. Sungguh romantis perjalanan mereka (jadi baper wkwkwk :-D)


Pasangan suami asal Malang dan istri asal Sumedang ini berharap, pemuda harus lebih giat dan aktif dalam berkarya, jangan mau kalah oleh mereka. Mantap. Kegigihan dan kesabaran terhadap tujuannya dibuktikan dengan berjalan kaki ke pasar sejauh 3 km. Sang suami bekerja bersama istrinya dan mau tak mau harus membawa si bungsu yang masih kecil. Sebagai seorang konsultan kesehatan, kami tidak tega bila berbicara soal uang.

Kesehatan adalah hak dasar bagi semua orang. Siapa pun patut menerima pelayanan kesehatan yang sama tanpa pandang kaya atau miskin. Kode etik seorang konsultan kesehatan diantaranya mengutamakan keselamatan dan kesesuaian pelayanan kesehatan demi menyelamatkan nyawa. Siapa pun bisa terkena penyakit, tapi tidak semua orang bisa menikmati pelayanan kesehatan yang sesuai. Seluruh rakyat Indonesia berkedudukan sama di mata hukum tanpa memandang status dan keadaan.

Kami adalah rakyat Indonesia. Kami adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kami adalah ruh dan tubuh Pancasila. Kami adalah burung Garuda yang terbang melangit.

Itu cara mencintai negeri kami. Melayani dengan sepenuh hati. Pancasila jati diri bangsa ini. Menjadi ciri khas dan identitas untuk pelayanan kesehatan dari kami, karena kami percaya, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sudah dekat!

#saveNKRI
#sehatseluruhIndonesia
#PancasilaDasarNegarakita


Jumat, 29 September 2017

Resep Cinta Untuk Anda

Oleh : Mursyid Syaiful Haq

Komposisi :
Tiap 100% surat cinta mengandung :

10% kasih sayang
15% ketulusan
35% kejujuran
8% perhatian
Cinta suci tiada noda ad 100%

Efek samping :
- Jantung hati deg-degan (wow banget)
- Insomnia (susah tidur, kangen berat)
- Kebayang-bayang, agak beda dikit sama gejala stress akibat utang
- Tidur tak lelap makan tak kenyang 
- Lupa jalan pulang bagai butiran debu
- Lupa hari, tanggal dan tahun sesaat 
- Salah menanggapi sesuatu, misalnya ku tanya malam jawabnya siang
- Tangan nempel di dagu sehingga bikin foto selfie "sudah ku dagu" karena mikirin si dia. Gejala ini bertambah ketika si pembaca surat ditanya "kapan nikah". Ma'lum ini sebuah gejala penderitaan awal.

Indikasi :
Jomblo akut, jomblo error, jomblo sejati, baru putus cinta terpaksa jomblo, ditolak mentah-mentah gegara kompornya mati.

Kontra indikasi :
- Playboy cap kabel
- Playboy permanen
- Moduser

Aturan Pakai :
Sehari 1 (satu) pucuk surat bila rindu

Perhatian :
Bila rindu berlanjut hubungi walinya untuk menikahinya

Catatan :
Jangan main2 dengan surat cinta, karena surat cinta yang sah hanya tercatat dalam buku induk yang diakui negara.

Segeralah menikah!
Hidup NKRI ..

Kamis, 28 September 2017

Jadikan Aku Imam Kamu

Dengarlah ..
Aku melantunkan doa
Terukir di atas langit cinta
Dalam sepertiga malam

Aku malu melihatmu
Tapi di sepertiga malam itu terang-terangan menginginkanmu
Jadilah pendampingku
Permaisuriku yang ku tunggu

Aku akan melindungimu
Selalu siap mengingatkanmu
Karena begitulah aku
Siap menjadi imam kamu

Bakti pada Negeri

Oleh : Mursyid Syaiful Haq

Saksikanlah..
Kami petugas kesehatan
Siap melayani Anda suka dan duka

Saksikanlah ..
Bakti kami pada negeri
Cinta dan kasih jati diri kami

Saksikanlah ..
Kami siap berjanji
Mencintai rakyat sepenuh hati


Saksikanlah ..
Kami berjalan hari demi hari
Dari rumah ke rumah
Ketuk pintu hati sesama

Rabu, 27 September 2017

Salju

Oleh : Mursyid Syaiful Haq

Ke manakah pergi?
Mencari matahari
Ketika salju turun
Pohon kehilangan daun

Ke manakah jalan?
Mencari perlindungan
Ketika tubuh kuyup
Dan pintu tertutup

Ke manakah dirimu?
Yang membuat rindu
Hingga hidupku terbelenggu

Padamkah cahayamu?
Teganya berlalu
Ku sendiri menantimu ..

Senin, 25 September 2017

Rasakan Hangatnya Cintamu

Oleh : Mursyid Syaiful Haq

Bentangkan asa setitik di langit
Terbang menemani kicau burung
Sebebas awan melintas di angkasa


Aku hadir dengan sederhana
Tak seperti mereka yang terbang
Dan berjaya di atas sana

Aku cinta dengan keindahan
Karena itulah aku mencintaimu
Tuhan telah mempertemukan kita
Tapi hati ini belum menyatu

Aku ingin rinduku bersamamu
Temani sepi gelap malamku
Meraih genggaman tanganmu
Rasakan hangatnya cintamu

Minggu, 24 September 2017

Tentang Aku dan Pengalaman yang Paling Berkesan dalam Hidupku

Oleh : Mursyid Syaiful Haq

Aku adalah lelaki biasa. Aku terlahir dari keluarga sederhana, tertulis dalam sebuah akta kelahiran bernama "Mursyid Syaiful Haq" di Tasikmalaya, 27 September 1993 dari pasangan muda yakni Subejo (ayah) dan Elfi Rosyifah (Ibu). Usiaku sebentar lagi menuju 24 tahun. Selama hidup, aku belajar tentang banyak hal.

Aku orangnya suka menyendiri. Bisa jadi dibilang introvert, entah. Dugaan sementara, atau cuma sangkaan orang saja. Sering bercanda sama temen, paling demen banget makan ayam goreng haha :-D .. Aku suka bersabar, aku senangnya mengalah. Ada sifat dan sikap yang menarik. Sifat yang ramah tamah, penyayang terhadap sesama, terkadang emosian, melankolis banget kalau lagi baper. Romantisme menjadi sikap andalan     kalau lagi ngerayu cewek. Puisinya melejit penuh kata - kata gombal. Itu kalau udah gombal, bisa aja tingginya ngalahin gunung Malabar hahaha :-D


Sebuah kekurangan diri ini. Banyak yang ku sesali dalam hidup. Aku terjatuh ketika diberi suatu pilihan namun tak dapat mencapai semua keinginan. Seolah aku harus menyesuaikan pembelajaran mendewasakan diri.

Entahlah. Terkadang manusia berada dalam kenistaan dan dosa, sehingga kesalahan dan kehancuran sering kali menghantui pikiran seseorang.

Ada satu hal yang berkesan dalam hidup yang ku jalani, yaitu CINTA. Ada kalanya, cinta itu datang ketika dibutuhkan di saat yang tepat jika sedang terjadi suatu kekacauan lahir dan bathin yang membuat kita terjungkal dalam suatu jurang kegagalan.

Yaa .. Begitu banyak kata - kata yang ingin ku lontarkan, dalam curahan tinta dan pena yang berdendang. Namun, biarlah sebagian besar peristiwa itu tersimpan menjadi rahasia pikiran dan hati yang tersembunyi. Hanya sanubari. Cukup jadikan modal untuk terus berkarya pada hari - hari mendatang.

Iya, dia (cinta) ♥ adalah milik Dia. Si dia selalu hadir di tengah - tengah kita. Cinta selalu hadir di setiap kalangan, dari mana saja, kapan saja, baik disadari atau pun tidak.

Ini cinta ♥. Aku dipertemukan oleh Dia di sebuah sekolah menengah pertama, tahun 2005 silam. Banyak teman baru waktu itu, usiaku 12 tahun. Dulu aku nakal. Aku anak yang ingin berubah. Sampai suatu saat aku bertekad, menjadi bintang kelas. Iya, menjadi orang nomor satu dalam prestasi. Malam hari aku selalu belajar. Selalu review tugas sekolah. Diskusi pagi di kelas pun sering aku lakukan. Begitulah jatuh cintaku pada ilmu pengetahuan.

Aku berhasil. Di akhir tahun ajaran semester, aku mendapat gelar juara kelas dan umum ke-3 di sekolah. Aku bangga. Yaa, itu dulu. AlhamduliLlaah. Sembilan tahun sudah ku nostalgia tentang hal yang berkesan.


Demikian sepenggal kisahku yang sederhana ini. Kisah tak selalu manis, karena yang manis itu ada 4 (empat) hal:
1. Gula.
2. Madu.
3. Buah.
4. Kamu cintaku ♥ hahaha

Terima kasih sudah mampir dalam tulisan ini.

Bandung, 24 September 2017


MURSYID SYAIFUL HAQ

Tentang Aku dan Pengalaman yang Paling Berkesan dalam Hidupku

Oleh : Mursyid Syaiful Haq

Aku adalah lelaki biasa. Aku terlahir dari keluarga sederhana, tertulis dalam sebuah akta kelahiran bernama "Mursyid Syaiful Haq" di Tasikmalaya, 27 September 1993 dari pasangan muda yakni Subejo (ayah) dan Elfi Rosyifah (Ibu). Usiaku sebentar lagi menuju 24 tahun. Selama hidup, aku belajar tentang banyak hal.

Aku orangnya suka menyendiri. Bisa jadi dibilang introvert, entah. Dugaan sementara, atau cuma sangkaan orang saja. Sering bercanda sama temen, paling demen banget makan ayam goreng haha :-D .. Aku suka bersabar, aku senangnya mengalah. Ada sifat dan sikap yang menarik. Sifat yang ramah tamah, penyayang terhadap sesama, terkadang emosian, melankolis banget kalau lagi baper. Romantisme menjadi sikap andalan     kalau lagi ngerayu cewek. Puisinya melejit penuh kata - kata gombal. Itu kalau udah gombal, bisa aja tingginya ngalahin gunung Malabar hahaha :-D


Sebuah kekurangan diri ini. Banyak yang ku sesali dalam hidup. Aku terjatuh ketika diberi suatu pilihan namun tak dapat mencapai semua keinginan. Seolah aku harus menyesuaikan pembelajaran mendewasakan diri.

Entahlah. Terkadang manusia berada dalam kenistaan dan dosa, sehingga kesalahan dan kehancuran sering kali menghantui pikiran seseorang.

Ada satu hal yang berkesan dalam hidup yang ku jalani, yaitu CINTA. Ada kalanya, cinta itu datang ketika dibutuhkan di saat yang tepat jika sedang terjadi suatu kekacauan lahir dan bathin yang membuat kita terjungkal dalam suatu jurang kegagalan.

Yaa .. Begitu banyak kata - kata yang ingin ku lontarkan, dalam curahan tinta dan pena yang berdendang. Namun, biarlah sebagian besar peristiwa itu tersimpan menjadi rahasia pikiran dan hati yang tersembunyi. Hanya sanubari. Cukup jadikan modal untuk terus berkarya pada hari - hari mendatang.

Iya, dia (cinta) ♥ adalah milik Dia. Si dia selalu hadir di tengah - tengah kita. Cinta selalu hadir di setiap kalangan, dari mana saja, kapan saja, baik disadari atau pun tidak.

Ini cinta ♥. Aku dipertemukan oleh Dia di sebuah sekolah menengah pertama, tahun 2005 silam. Banyak teman baru waktu itu, usiaku 12 tahun. Dulu aku nakal. Aku anak yang ingin berubah. Sampai suatu saat aku bertekad, menjadi bintang kelas. Iya, menjadi orang nomor satu dalam prestasi. Malam hari aku selalu belajar. Selalu review tugas sekolah. Diskusi pagi di kelas pun sering aku lakukan. Begitulah jatuh cintaku pada ilmu pengetahuan.

Aku berhasil. Di akhir tahun ajaran semester, aku mendapat gelar juara kelas dan umum ke-3 di sekolah. Aku bangga. Yaa, itu dulu. AlhamduliLlaah. Sembilan tahun sudah ku nostalgia tentang hal yang berkesan.


Demikian sepenggal kisahku yang sederhana ini. Kisah tak selalu manis, karena yang manis itu ada 4 (empat) hal:
1. Gula.
2. Madu.
3. Buah.
4. Kamu cintaku ♥ hahaha

Terima kasih sudah mampir dalam tulisan ini.

Bandung, 24 September 2017


MURSYID SYAIFUL HAQ

Sabtu, 23 September 2017

Andai Pendampingmu Itu Aku

Hari itu adalah hari pernikahanmu. Aku merasa tersisih atas ulahmu yang telah memilih orang lain. Aku sedih, gundah, resah dan gelisah. Aku galau. Begitu sempatnya engkau mengundang aku untuk hadir di pernikahanmu. Dua hari yang lalu, kau kirim surat undangan.

Aku datang. Aku tak kuasa menahan rindu yang membeludak menyeruak meliputi pandangan mataku ketika engkau bersanding di pelaminan. Derai air mata rindu ku menangis lirih di depan bola matamu. Aku sempat memukul meja daftar tamu undangan. Aku tak sengaja. Emosiku keluar. Gang  depan rumahmu yang sering ku lewati itu berakhir dengan janur kuning yang membumbung tinggi ke angkasa. Sayang seribu sayang, kerinduan dalam doaku teruntuk kamu di langit berkata lain. Setelah bersalaman dengan  pengantin priamu, aku duduk di kursi tamu undangan.

Aku mendengar sebuah lagu di panggung yang berada di depanku. Petikkan sebuah lagu itu ku kutip kembali dalam pikiranku :

"Jangan kau tolak dan buatku hancur, ku tak akan mengulang tuk meminta. Satu keyakinan hatiku ini, akulah yang terbaik untukmu .." (lagu ciptaan Yovie Widianto).

Dulu, aku pernah memintamu menikah denganku. Dulu aku berniat untuk datang menghadap orang tuamu. Dulu aku pernah memintamu untuk menjadi permaisuriku. Namun semua itu dulu.


Kini lain cerita. Kau berada di depanku, bukan di sisiku. Mengapa Tuhan mempertemukan kita, lalu akhirnya berpisah?

Andai kau tahu
Andai kau merasa hatiku itu kamu
Andai kau tahu aku ingin kamu
Andai pendampingmu itu aku

Rabu, 20 September 2017

"KEMERDEKAAN"


Oleh : Mursyid Syaiful Haq

Secercah harapan datang dari seorang lelaki berusia senja. Bertekad kuat menghidupi keluarga. Di Paledang Indah 2. Sesaat ketika aku mempersiapkan alat dan bahan untuk perlombaan, aku melihatnya. Aku terenyuh. Melihat beliau bersama seorang temannya yang tak jauh beda usia sedang mendorong gerobak. Isinya berupa beberapa bilah bambu dan rongsok untuk dijual. Temannya pergi lebih dulu, meminjam motor seorang warga karena ada keperluan. Aku mendekat, mencoba menggantikan posisinya. Berbincang dengannya selama perjalanan ke arah Bojong Kunci. Beliau berbicara tentang masa muda. Sambil mendorong gerobak itu. Duh kuatnya. Aku yang masih muda kayak gini kewalahan. Beliau bercerita, zaman dulu tak seindah sekarang. Mulai tentang masuknya televisi dan radio beramai - ramai, orang tak dikenal pun datang bak keluarga sendiri, hingga dimarahi guru ngaji karena lupa gak baca bismillaah sebelum makan. Beliau bilang, kemerdekaan adalah terbebasnya dari rasa egois, besar kepala, dan ingin menang sendiri. Beliau bilang, zaman sekarang ini indah. Saking indahnya sampai lupa berbuat baik sama orang lain. Banyak persoalan di media tentang masalah sosial, misalnya, dulu guru amat dihormati, sekarang murid berani lawan guru.
Aku terus mendengar ceritanya. Semakin berat beban ini karena menghadapi tanjakan di Landean Girang. Wah, aku manja iya??
Beliau berwasiat, "Lamun cape istirahat, lamun haus geura nginum, tapi ulah kukulutus". Suatu nasihat bagiku, dalam perjuangan tidak boleh patah semangat, apalagi banyak ngeluh. Malu hatiku.
Beliau berjiwa besar. Meski usianya tak lagi muda, beliau selalu menyalakan kobaran api semangat ...


Sambil bercerita, kami terus mendorong gerobak tersebut. AlhamduliLlaah, sampailah di tempat tujuan. Aku pun bersalaman dengannya. Aku kembali pulang.
Petikan cerita ini menggugah semangat hidupku. Aku akan terus berjuang. Aku tuliskan malam ini, sebagai doa untuk kebangkitan bangsa Indonesia. Terima kasih para pahlawanku! Dirgahayu Indonesiaku yang ke 72 tahun!
#Indonesia_Sejati
#Save_Pancasila
#NKRI_Harga_Mati

Bandung, 17 Agustus 2017, pukul 17.00 Waktu Indonesia Barat.
MURSYID SYAIFUL HAQ

Selasa, 12 September 2017

Sang Manusia dan Angin

Oleh : MURSYID SYAIFUL HAQ

Ada makna pengalaman spiritual mengenai sepenggalan kisah yang tertuang dalam bait kehidupan. Sya'ir takdir yang tercatat Malaikat di langit Sang Pencipta. Ada alasan mengapa aku menulis melalui media telah membangun kebanggaan tersendiri bagiku. One Day One Post jadi tolok ukur kehidupanku untuk mengetahui sudah sampai mana aku membuat sebuah kemajuan. Setiap curahan tinta yang tertuang dan tertata menjadi tanggung jawab tersendiri bagiku, seberapa besarkah manfaatku terhadap orang lain.

Ketika aku bertanya tentang kehidupan, ada satu hal yang ku pahami setelah melakukan tanya jawab dengan orang yang berpengalaman, yakni tentang siklus kehidupan. Katanya, "Jika ingin mengetahui dunia harus bisa membaca keadaan lingkungan sekitar, dan setiap yang dibaca akan diabadikan dalam bentuk tulisan atau apapun yang dapat dipahami orang, agar kita semua bisa mendapatkan manfaatnya.Siklus kehidupan selalu berpasangan, berkaitan, dan saling membutuhkan satu sama lain. Ada kebaikan yang terkandung mesti dibagi, namun ada keburukan yang pernah kita lakukan bisa jadi pelajaran bagi orang atau menjadi aib bagi kita sendiri. Bacalah keburukan, dan cegahlah sahabatmu dari keburukan", begitu kata salah satu guruku ketika itu aku masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (2005).


Tulisan bisa menambah pengetahuan, tulisan bisa membuktikan kualitas kecerdasan seseorang, tulisan bisa menjadi bukti otentik untuk mengungkap sebuah misteri, tulisan bisa membuat orang tertawa, menangis, terharu, sedih, susah, jatuh cinta. Dengan tulisan pula kita bisa membangun persahabatan dan menyambungkan tali kasih sayang antara satu dengan yang lainnya.

Tulisan juga terkadang menimbulkan kebencian, iri hati / dengki, sombong, acuh tak acuh, menipu (HOAX), merusak persaudaraan bahkan melakukan pembunuhan terhadap jiwa maupun karakter seseorang. Semua itu berawal dari hati, maka hati-hatilah dengan tulisan!

Tulisan adalah segala sesuatu yang bisa kita lihat, sedangkan membaca adalah proses interpretasi, menghayati pemahaman terhadap simbol-simbol yang kita lihat untuk diartikan atau dipelajari, apa fungsi dan tujuannya. Semua pergerakan di muka bumi ini adalah alasan saya untuk menuliskan sesuatu, walau pun sebenarnya saya menyadari keterbatasan dan kemampuan yang ada.

Harapan saya, Komunitas One Day One Post, dapat membantu saya bertukar pikiran tentang apa yang saya baca dan saya tulis. Demi kemajuan berfikir dan kemampuan saya di masa depan, saya persembahkan sebuah tulisan hari demi hari untuk INDONESIA.

Wahai sahabatku
Dengarlah  ..
Cerita tentang angin ..
Yang menjatuhkan daun - daun kering
Tanda tua dan mati

Wahai sahabatku!
Dengarlah ..
Angin tak pernah mengeluh untuk mengitari muka bumi ini
Menjalankan tugas tiada henti

Aku manusia, kau pun sama, bukan angin ..
Tapi aku ingin meniru semangatnya yang tak kenal lelah
Itulah kebaikannya ..

Tahukah sahabatku?
Angin juga bisa jahat galak saat gelap
Meluluh-lantahkan siapa-siapa
Yang ia lewati apa saja

Aku manusia, kau pun sama, bukan angin ..
Tapi aku juga pernah berbuat salah dan dosa
Itulah keburukannya ..

Wahai angin ..
Beritahu sahabatku tentang kebaikanmu,
Segarkan kami, legakan nafas kami

Wahai angin ..
Beritahu sahabatku tentang keburukanmu,
Jangan hancurkan kami
Dengan tiupan amarahmu



Bandung, 13 September 2017
Tertanda,



MURSYID SYAIFUL HAQ